Perdagangan komoditas dapat melindungi investor dari efek inflasi, karena inflasi merugikan produk investasi biasa. ketika perekonomian mengalami inflasi, pengembalian produk investasi biasa seperti obligasi relatif rendah sedangkan harga komoditas cenderung naik.karena ketika harga barang dan jasa naik, nilai komoditas yang dibutuhkan untuk memproduksi barang dan jasa ini juga akan naik. Oleh karena itu, Memiliki berbagai macam komoditas dalam portofolio Anda bisa mengurangi kerugian dari inflasi.

 

Harap dicatat: Perdagangan CFD melibatkan risiko tingkat tinggi dan tidak cocok untuk semua investor. Silahkan membaca Dokumen Pengungkapan Hukum sebelum memulai perdagangan.

Jika Anda ingin memperdagangkan komoditas, emas dan minyak mentah mungkin akan menjadi pilihan pertama Anda untuk memulai. Karena emas merupakan instrumen lindung nilai yang penting di pasar, ketika dunia menghadapi ketidakstabilan politik atau keturunan ekonomi, orang-orang akan khawatir depresiasi mata uang, dan emas akan sering menjadi salah satu pilihan untuk menghindari depresiasi mata uang.

 

Ketika dunia terjadi keadaan darurat, harga emas akan mengalami fluktuasi besar. Hal ini berbeda dari pasangan mata uang, harga emas tidak terbatas pada peristiwa antara kedua negara, tetapi dipengaruhi oleh faktor global. Oleh karena itu, emas memberi investor lebih banyak peluang investasi.

 

Sehubungan dengan minyak mentah, investor akan mudah memahami alasan fluktuasi penawaran dan permintaan dengan membaca berita internasional. Sama dengan emas, harga minyak mentah juga dipengaruhi oleh faktor global, dan memberikan lebih banyak peluang bagi investor.

Penawaran dan permintaan adalah faktor penting yang mempengaruhi harga komoditas. Mengambil minyak mentah sebagai contoh, jika pasokan minyak diharapkan kuat, dan permintaan pasar tidak berubah secara signifikan, maka harga minyak akan turun. Seringkali, ketegangan di Timur Tengah mempengaruhi stabilitas pasokan minyak, dan mengakibatkan kekurangan pasokan di pasar, dan mendorong harga minyak naik karena ekspektasi permintaan yang melebihi pasokan dalam jangka pendek.

 

Faktor penting lainnya adalah inflasi. Ketika mengalami inflasi, investor membutuhkan lebih banyak uang untuk menukar barang karena depresiasi mata uang, yang juga akan mempengaruhi harga komoditas.

Komoditas didefinisikan sebagai barang dasar yang digunakan dalam industri atau pertanian, dan dibeli-jual secara grosir daripada eceran.Komoditas biasanya dapat diklasifikasikan kedalam tiga kategori, yaitu:

 

1. Energi - termasuk minyak mentah, gas alam, dll.

2. Bahan baku dasar - termasuk emas, perak, tembaga, aluminium, dll.

3. Produk pertanian - termasuk gula, jagung, kedelai, dll.

Tidak dapat menemukan jawaban yang Anda butuhkan? Hubungi kami


*Beberapa metode pembayaran mungkin tidak tersedia di negara/wilayah Anda

Berdagang Sekarang